Archive for December 5th, 2008

h1

The global crisis a great chance to improve our economy

December 5, 2008

Krisis ekonomi yang terjadi nampaknya belum juga selesai. Meski secara umum perekonomian kita masih cukup kuat namun sebagian besar industri kita telah merasakan akibat dari adanya global crisis. Beberapa industri telah gulung tikar dan yang lainnyapun terancam. Sepintas, hal ini jelas mengakibatkan adanya kekhawatiran dari kalangan industri. Jika kondisi ini terus berlarut, tentu akan berdampak lebih buruk lagi bagi sektor perindustrian kita. Bila kita cermat, tentu kita bisa memanfaatkan event ini sebagai awal untuk memulai sesuatu yang baru.

Adanya penolakan terhadap sejumlah komoditi ekspor, akan memaksa produsen mencari pasar alternatif dalam negeri dan pasar luar negeri yang lain. Selain itu, kendala impor beberapa bahan pokok akan memicu produksi komoditi lokal. Melihat kondisi seperti ini, mestinya semua produk biomass di rising up produksinya. Hal ini bisa mengurangi ketergantungan kita terhadap beberapa produk impor, karena sebenarnya kita sendiri mampu menghasilkan produk produk tersebut. Kita memiliki kondisi geografis yang sangat mendukung. Lahan yang luas, jumlah air yang melimpah mestinya bisa dimanfaatkan secara optimal dalam produksi biomass. Perlu adanya dukungan yang real dari pemerintah untuk menciptakan iklim yang kondusif bagi peningkatan dan perkembangan sektor pertanian.

Saat ini kita mesti fokus dalam mewujudkan suatu sustainable agriculture kendati ini merupakan pekerjaan yang berat dan sebenarnya telah dirumuskan dari dahulu. Bagi negara kita, peluang untuk mewujudkan suatu sustainable agriculture itu sangatlah mungkin, dan bisa dimulai dari sekarang. Kita bisa memproduksi semua bahan pangan secara optimal dengan memanfaatkan segala potensi yang ada, menyediakan berbagai bahan baku industri, ketersediaan energipun mencukupi karena kita memiliki beraneka ragam bahan bakar fosil. Jumlah penduduk yang besar, merupakan modal bagi perkembangan sektor perindustrian karena tersedia tenaga kerja dalam jumlah besar, selain itu jumlah penduduk yang tinggi merupakan suatu pasar yang sangat potensial bagi pemasaran produk pertanian kita.

Permasalahan yang dihadapi adalah rendahnya kemampuan sumber daya manusia (SDM) kita, tingkat ketimpangan sosial yang tinggi, dan persoalan sosial lainnya. Jumlah tenaga yang besar bekum bisa memenuhi kebutuhan sektor industri, karena rendahnya skill mereka, selain itu Poverty Rate yang tinggi mengakibatkan tingkat konsumsi masyarakat secara umum masih rendah sehingga industri akan mengalami permasalahan pemasaran hasil produksi, terutama industri yang menghasilkan produk kebutuhan sekunder atau tersier. Meski angka kemiskinan masih tinggi, namun pasar lokal masih tetap memiliki potensi yang cukup tinggi sebagai alternatif pemasaran produk pertanian, terutama yang berhubungan dengan kebutuhan pokok.

Melalui perencanaan yang matang, dari perencanaan produksi hingga pemasaran produksi akan mampu mewujudkan pertanian yang berkelanjutan dengan didukung adanya sistem pertanian yang solid. Pemerintah merupakan pihak yang paling bertanggung jawab dalam mendukung terwujudnya pertanian yang berkelanjutan melalui stimulan berupa penyediaan sarana dan pembinaan. Selain itu, pemerintah mestinya bisa menjamin kestabilan harga sehingga akan ada progress terhadap produk pertanian secara otomatis baik dalam skala cepat ataupun normal. Tingkat kesejahteraan masyarakat semakin baik, kebutuhan bahan pokok dan industri terpenuhi tanpa harus mengimpor lagi. Hal ini akan memicu pertumbuhan sektor industri yang pada akhirnya akan meningkatkan penyerapan tenaga kerja. Proses tersebut akan berjalan dengan baik melalui peran pemerintah, masyarakat dan semua element yang terkait.